Baca Doa Masuk Masjid Dilengkapi dengan Terjemahannya. Tampak beberapa warga melakukan swafoto dan foto dengan background ini. Muhajirin mengemukakan sudah sekitar sebulan ini wisata di Masjid Kapal diberlakukan tiket Rp 3.000/ orang. #Masjid Kapal Semarang #Semarang #Bahtera Nabi Nuh. Editor:
DaftarHarga Tiket Kapal Laut Batam Semarang Agustus 2022. RUTE. HARGA TIKET DEWASA. HAGA TIKET BAYI. Dobo - Tual. Rp 71.000. Rp 13.000. Baubau - Kupang. Rp 239.000.
Memasukigerbang masjid kini sudah terkena tiket masuk, tertulis Rp 3.000 untuk tiket masuk, dan Rp 2.000 untuk tiket parkir roda dua. Masjid kapal ini pun menjadi destinasi wisata religi. Masjid kapal sendiri terdiri dari bangunan tiga lantai, dengan panjang kurang lebih 50 meter dengan lebar 17 meter dan tinggi 14 meter dan berdiri dilahan
Kapalke Karimunjawa dari Semarang memakai KM Kelimutu dan KM Lawit mulai Rp 15.000 untuk penumpang bayi dan mulai Rp 108.000 untuk penumpang dewasa Jogja, dan Malang, Tiket Masuk Rp 5.000-Rp 10.000 . View this post on Instagram . A post shared by Pelayaran Nasional Indonesia (@pelni162) Adapun tarif tiket kapal Semarang-Karimunjawa
Bagiwarga pendatang, masjid ini sering menjadi salah satu spot destinasi wisata yang dikunjungi ketika musim liburan tiba karena keunikan arsitekturnya yang menyerupai kelenteng. Masjid Kapal Semarang. Berlokasi di Kyai Padak, Ngaliyan, masjid yang memiliki nama asli Masjid Safinatun Najah ini memiliki bentuk menyerupai sebuah kapal.
MasjidKapal Ngaliyan merupakan obyek wisata yang terbilang baru, mengutip laman Januari 2018. Letaknya ada di Jalan Kyai Padak, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang atau ringkasnya di perbatasan Kota Semarang dengan Kabupaten Kendal.. Sesuai namanya, keunikan Masjid Kapal Ngaliyan adalah bentuk bangunannya yang menyerupai kapal dan didominasi dengan warna
MASJIDKAPAL SEMARANG, REPLIKA BAHTERA NUH by Kopi dan kamu - Sunday, October 22, 2017 Satu lagi destinasi wisata di Kota Semarang yang banyak menyedot pengunjung baru-baru ini. Adalah "Masjid As Safinatun Najah" dengan arsitektur bangunan yang mirip kapal, maka orang-orang lebih senang menyebutnya dengan "Masjid Kapal" Terletak di Jalan Kyai
PRBEKASI - Tersedia daftar harga tiket film Pengbadi Setan 2 Communion di bioskop Semarang hari ini, Kamis 4 Agustus 2022, dilengkapi jadwal tayang film tersebut.. Film karya Joko Anwar ini amat dinanti penggemar apalagi karena ini merupakan sekuel dari film yang tayang pada 2017 lalu.. Kisah dalam Pengabdi Setan 2 Communion adalah lanjutan film Pengabdi Setan (2017) yang merupakan remake
MasjidKapal Semarang. Masjid bernama Safinatun Najah ini dikenal karena memiliki bentuk yang unik. Bangunan masjid ini berbentuk seperti kapal besar dan disebut mirip kapal Nabi Nuh. Keunikan lain dari objek wisata religi ini, tiket masuk berbentuk mirip dengan pasport lengkap dengan foto dan petunjuk berwisatanya. Objek wisata Firdaus
REPUBLIKACO.ID, SEMARANG -- Diam-diam kota Semarang memendam obyek wisata religi. Setelah heboh obyek wisata 'Masjid Kapal Nabih Nuh', kini muncul lagi destinasi yang tak kalah menariknya. Yaitu obyek wisata religi 'Replika Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.' Banyak orang takjub. Karena datang ke sini serasa haji dan umroh di tanah suci.Kota 'Makkah dan Madinah' ini berada di sekitar 15 Km
RMKp. Semarang - Liburan tidak melulu harus pergi ke tempat hiburan atau ke destinasi wisata alam. Berbagai tempat untuk wisata religi juga menarik untuk Anda kunjungi, misalnya dengan berziarah atau menjelajahi masjid-masjid indah di Nusantara, contohnya Masjid Safinatun Najah. Selain untuk mengetahui kekayaan nilai sejarah dan keindahan arsitekturnya, berkunjung ke masjid ini juga akan memberikan pengalaman liburan yang unik dan terkenal akan destinasi wisatanya, banyak juga tempat wisata di Semarang yang Instagramable dan bisa Anda kunjungi bersama keluarga. Salah satu yang wajib disambangi adalah masjid unik yang satu ini. Masjid Safinatun Najah sempat menjadi perbincangan netizen karena keunikannya. Terletak di Jalan Kyai Padak, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Semarang. Masjid ini memiliki bentuk seperti kapal Nabi Berbentuk Kapal di Semarang Foto Angling Adhitya PurbayaSelain arsitekturnya yang mengagumkan, masjid ini juga terletak di tengah kolam sehingga tampak mengapung. Bangunan masjid pun terletak di tengah hamparan sawah sehingga pemandangan yang ditawarkan sangat Safinatun Najah memiliki empat lantai. Di Lantai pertama, terdapat fasilitas umum yang dapat digunakan oleh pengunjung, seperti aula, tempat wudhu, dan toilet. Meski kelengkapannya sama dengan masjid pada umumnya, fasilitas di masjid ini memiliki desain yang yang datang dapat melaksanakan sholat di lantai dua masjid ini. Sementara itu, lantai tiga dipergunakan untuk perpustakaan. Jika Anda naik satu lantai lagi, di lantai empat terdapat area rooftop yang bisa Anda gunakan untuk menikmati pemandangan sekitar masjid dari sejak 2015, keunikan Masjid Safinatun Najah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Semarang. Untuk masuk ke masjid ini, Anda hanya perlu membayar tiket sebesar Rp murah sekali bukan?Masjid Kapal Nabi Nuh dari Semarang Foto Angling/detikTravelMasjid Safinatun Najah ini bisa menjadi alternatif menarik untuk Anda yang hendak berkunjung ke Semarang. Bukan hanya bisa rehat dan beribadah di sana, Anda pun bisa menikmati suasana dan pemandangannya yang unik. Simak Video "Serunya Bermain Air Menikmati Segarnya Air Terjun Way Anakan, Lampung" [GambasVideo 20detik] ddn/ddn
Semarang menjadi kota yang banyak berdiri pondok pesantren sehingga mendapat julukan sebagai kota santri. Kota Semarang juga memiliki banyak destinasi wisata religi yang unik, salah satunya Masjid As Safinatun yang bentuknya menyerupai kapal Nabi Tiket Gratis, Jam Operasional WIB, Alamat Jl. Kyai Padak, Podorejo, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.; Map Cek LokasiKota Semarang memang terkenal sebagai kota santri dengan berdirinya puluhan pondok pesantren yang berada di wilayahnya. Tentunya juga tidak heran jika terdapat sebuah lokasi untuk wisata religi yang banyak mendapat kunjungan dari sekitar ataupun luar satunya yaitu masjid As Safinatun Najah atau yang lebih dikenal dengan sebutan masjid kapal Semarang karena bentuknya yang terinspirasi dari kapal Nabi Nuh Tempat ini sempat sangat viral di media sosial karena bentuk arsitekturnya yang unik dan ruang dan fasilitas dibangun untuk memenuhi kebutuhan pengunjung termasuk untuk beribadah sebagai fungsi utama. Jika Anda penasaran seperti apa gambaran lengkapnya, intip beberapa ulasan terkait di bawah ini.➥ Cek Tiket Kelenteng Agung Sam Poo KongSejarah Berdirinya Masjid As Safinatun NajahDaya Tarik & Keunikan Masjid Kapal Semarang1. Gedung Serbaguna2. Perpustakaan3. Rooftop4. Pemandangan Alam5. Taman Aneka Satwa6. KolamAlamat dan Rute Menuju LokasiFasilitas yang Tersedia di Masjid Kapal SemarangSejarah Berdirinya Masjid As Safinatun NajahPhoto by Andi Sportax on FacebookSebagai sebuah bangunan masjid yang didirikan untuk tujuan tempat ibadah, ternyata keunikan desainnya membuat orang juga ingin mengeksplorasi setiap detail yang ada. Dibangun pada sekitaran tahun 2015, di atas sebuah tanah dengan luas 7,5 hektare dengan ukuran bangunannya 2 hektare. Dana untuk pembangunan mencapai hingga 5 miliar mulanya pembangunan ini dilakukan atas sebuah wasiat dari salah satu keluarga dari Uni Emirat Arab. Sesuai amanah yang diberikan, desain arsitekturnya memang harus dibuat seperti bahtera kapal Nabi Nuh Pemimpin yayasan yang ada di Indonesia kemudian mengabulkan keinginan tersebut dan merealisasikannya secara nyata di tanah yang berlokasi pada wilayah Semarang berbagai penyesuaian, penganggaran, dengan segala hal yang dibutuhkan tentu tidak mudah untuk mewujudkan deskripsi keinginan sang pewasiat. Namun usaha terus dilakukan, dengan terus mencari referensi desain yang kiranya mendekati dengan apa yang setelah di amanahkan prosesnya, desain kapal Nabi Nuh kemudian menemukan sebuah inspirasi yang sesuai dengan keinginan keluarga dari Uni Emirat Arab tersebut. Sebuah masjid kota Islambad Turki yang sesuai dengan deskripsi dimaksudkan kemudian diolah dan disesuaikan dengan keadaan tanah dan juga komplek untuk pembangunannya. Sehingga terbentuknya sebuah kreasi desain masjid kapal Semarang tentu pembangunan ini bukan tanpa filosofi atau hanya mengedepankan estetis saja. Tujuan dibentuk dan didesain sedemikian rupa agar umat Islam dapat terus mengingat kisah Nabi Nuh dengan segala suri tauladannya, sehingga bisa mengambil hikmahnya dan menerapkan pada kehidupan dan keunikan yang ditawarkannya tidak luput dari pemilihan lokasi yang kebetulan mendapatkan satu komplek wilayah dengan harga murah dan suasana yang yang mendukung. Dengan bantuan sekitar 40 pekerja akhirnya bangunan masjid ini berdiri kokoh dan apik di atas tanah persawahan yang asri. Hingga pada akhirnya banyak orang berkunjung untuk beribadah atau melihat kemegahannya.➥ One Day Tour Semarang Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Kota Lama, CimoryDaya Tarik & Keunikan Masjid Kapal SemarangPhoto by Piknik Yuk on Facebook1. Gedung SerbagunaBangunan pada Masjid As Safinatun Najah dibuat ke dalam tiga bagian atau tingkat. Pada lantai dasarnya difungsikan sebagai tempat untuk penyelenggaraan kegiatan warga. Bisa dikatakan difungsikan untuk gedung serbaguna. Sehingga bagi warga sekitar yang akan melaksanakan kegiatan seperti pernikahan dan hajatan bisa menyewanya untuk dijadikan lokasi banyak dari Anda yang mungkin bingung, kenapa masjid cantik ini dijadikan sebagai tempat untuk hajatan, apakah tidak mengganggu kegiatan ibadahnya? tentu saja tidak. Desain yang dibuat sedemikian rupa memungkinkan untuk mengfungsikannya pada hal-hal seperti itu, tanpa mengganggu kegiatan ibadah yang sedang berlangsung. Karena juga terdapat aturan dan pembatasan kegiatan yang akan PerpustakaanDaya tarik selanjutnya yang dimiliki oleh masjid Kapal Semarang adalah keberadaan Perpustakaan di dalamnya. Sebenarnya jika mengacu pada falsafah pemanfaatan masjid pada masa Rasululloh, hal ini adalah wajar karena memang dulu dijadikan sebagai tempat untuk belajar dan mengajar. Di sini tempatnya berada di lantai 3 bersandingan dengan rofftop. Terdapat banyak sekali koleksi yang dimiliki, sehingga Anda bisa membacanya sembari melakukan kunjungan dan beristirahat sebentar sebelum melanjutkan aktivitas setelah beribadah. Pengelolaannya juga bagus dan rapi. Sehingga banyak sekali Mahasiswa dari perguruan tinggi terdekat yang ikut memanfaatkannya sebagai tempat mencari bahan referensi mata kuliah yang RooftopSeperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa bangunan ini terdiri atas tiga bagian, yaitu lantai dasar, lantai utama, dan juga lantai atas. Dimana di sana terdapat sebuah tempat yang difungsikan sebagai lokasi penempatan kubah masjid, perpustakaan, dan juga balai untuk bersantai. Tentunya keberadaan tempat ini menjadi salah satu daya tarik untuk memikat pengunjung yang sedang melakukan titik tersebut, Anda bisa menyaksikan pandangan kebun, sawah, pohon-pohon dan indahnya komplek masjid dengan lanskap lebih luas. Tentu ini adalah sebuah pengalaman menarik untuk dinikmati. Bayangkan saja bisa bersantai, sembari membaca buku yang ada di perpustakaan dengan semilir angin yang sejuk ditambah pemandangan hijau dari pepohonan yang ada, tentu sangat menyegarkan di Pemandangan AlamTahukah Anda, apa yang membuatnya begitu mirip dengan replika sebuah kapal? yaitu selain bentuknya yang serupa juga karena di sekitarnya terdapat perairan sawah. Keadaan tersebut yang kemudian memberikan sentuhan nyata seolah benar-benar di atas perairan seperti kapal yang sedang memang berada di perkebunan dan perkampungan sehingga tidak heran jika masih sangat asri dan nnyaman untuk di singgahi. Jauh dari bising kendaraan kota dan juga lalu lintas padatnya. Cocok untuk merefresh otak dan juga menambah kualitas ibadah. pemandangan alam inilah yang bisa menjadi nilai tambah untuk menarik kunjungan dari Taman Aneka SatwaSelain difungsikan untuk menjadi tempat beribadah , belajar, dan melakukan kegiatan lainnya, ternyata di area Masjid As Safinatun Najah juga digunakan untuk menampung satwa di sekitarnya. Saat Anda berkunjung akan melihat banyak jenis satwa berkeliaran di area komplek masjid. Sehingga hal ini menjadi satu keunikan tersendiri yang tentunya tidak banyak ditemukan di bangunan serupa dimanapun.➥ Promo Hotel di SemarangKambing dan segala jenis satwa akan terlihat berkeliaran bebas memakan rumput dan melakukan aktivitasnya tanpa khawatir diburu atau diusir. Tentunya, lokasinya tidak di bagian masjidnya, namun di bagian taman yang memang sengaja diperuntukkan untuk kegunaan ini. Karena bagaimanapun kebersihan sekitar tempat utama selalu dijaga agar memberikan kenyamanan orang yang KolamSetelah mencapai seperempat pembangunan pada sekitar tahun 2015, pengelola juga mengupayakan sebuah kolam untuk dijadikan sebagai spot tambahan. Tentunya ini bukan bangunan kolam untuk berenang, tapi sejenis air mancur dan tempat ikan hias. Namun, keberadaannya cukup memberikan sentuhan yang lebih natural dan juga spot ini banyak hal yang bisa dilakukan, duduk santai atau melihat ke dalam air yang terlihat begitu sejuk. Tentu banyak saat ini masjid yang sudah dilengkapi oleh bagian ini. Namun, keindahan dan perpaduan arsitektur dengan alam sekitarnya memberikan nilai tambah saat ditempatkan kolam pada salah satu dan Rute Menuju LokasiPhoto by Ayu Puspita Sari on Google MapsSeperti yang diketahui bersama bahawa masjid kapal ini berlokasi di salah satu wilayah yang berada di area administratif Semarang. Secara lebih lengkapnya alamatnya yaitu berada di Podorejo, Kecamatan Ngaliyan. Jarak destinasi wisata religi ini dengan pusat kotanya yaitu sekitar 17 km. Akses jalannya cukup bagus, karena memang terletak di area cukup dalam di sebuah Anda berasal dari luar kota, maka langkah awal dari perjalanan wisata ini harus dimulai dulu dengan menuju pusat Kota Semarang, Jawa Tengah. Setelah sampai, kemudian lanjutkan menuju daerah Ngaliyan. Jangan khawatir tersesat, ikuti saja petunjuk jalan yang ada di setiap bahu jalan. Setelah berada di wilayah tersebut, dan masih kebingungan bisa kemudian mengambil alternatif bertanya kepada jika merasa memiliki keterbatasan bahasa untuk bertanya, bisa menggunakan rute yang ada di google map atau sejenisnya. Saat Anda berada di sekitar wilayah pasar Ngaliyan, berarti sisa waktu tempuh yang harus dilalui hanya sekitar 20 menit saja. Lanjutkan perjalanan hingga menemukan sebuah Gapura dari kayu Jati yang bertuliskan nama masjid kapal tersebut yaitu Safinatun ini adalah wilayah ibadah, ternyata Anda juga harus membayar tiket masuk untuk menikmati dan menggunakannya. Hal ini ditujukan sebagai biaya perawatan fasilitas yang ada agar tetap terjaga dan nyaman digunakan. Sekitar Rp 3000,- yang harus dibayarkan, namun ini juga termasuk biaya parkir sehingga tidak memberatkan karena Anda juga bisa dengan leluasa menikmati setiap sudut yang Tersedia di Masjid Kapal SemarangPhoto by Nanang Alfian Edly on InstagramTerkait fasilitasnya tentu sudah tidak diragukan lagi, sebagai bangunan ibadah dan juga destinasi wisata religi tentu terbilang cukup mapan secara fisik dan kelengkapannya. Terlebih di sana juga tersedia banyak sekali ruangan tambahan yang sengaja dibuat untuk memberikan tempat berkegiatan dan juga bersantai. Sarana prasarananya benar-benar terjaga dan lengkap, seperti toilet, lahan parkir, dan juga taman yang beberapa hal yang bisa Anda temukan saat berada di wilayah Masjid kapal Semarang. Tentunya kunjungan akan menjadi lebih bermakna jika dibarengi dengan kebutuhan ibadah dan juga mencari buku referensi yang ada di perpustakaannya.
Masjid Kapal Semarang - Foto Java Travel Semarang, – Masjid Kapal yang terletak di Jalan Kyai Padak, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Masjid Kapal ini terbilang unik karena arsitektur bangunan menyerupai bentuk kapal. Masjid berwana kuning kecoklatan itu kini menjadi salah satu tujuan liburan wisatawan. Tidak hanya dari Semarang, warga dari berbagai daerah sekitar seperti Demak dan Kudus dan lainnya menyempatkan melihat keunikan bangunan itu. Wisatawan umumnya datang untuk melihat bangunan unik, dan berswafoto. Nur Salim, warga Kabupaten Demak, Jateng misalnya. Bersama keluarganya, ia mendatangi masjid itu karena penasaran dengan unggahan sejumlah foto di internet. Ia pun kompak mendatangi masjid itu untuk melihat bangunan itu yang viral di internet. Perjalanan ke lokasi Masjid terbilang tidak terlalu sulit. Selain masuk ke dalam peta di aplikasi Google Maps, masjid kapal juga dapat diakses melalui banyak jalur. Mayoritas jalur yang dilalui yaitu lewat Jalan Prof Dr Hamka, kemudian menuju Jalan Gondoriyo, atau tepat sebelum Lapas Kedungpane, Semarang. Dari jalan itu, Anda tinggal lurus mengikuti arah hingga nantinya sampai di Kelurahan Podorejo. Di titik terakhir, papan penunjuk masjid kapal sudah tersedia, tinggal sedikit melanjutkan perjalanan. Sesampainya di lokasi, Anda disambut dengan pedagang kaki lima yang menjajakan dagangan durian dan rambutan. Tidak sedikit juga yang menjual aneka makanan, minuman dan gorengan. Bagian dalam ,asjid kapal di Semarang, Jawa Tengah. Masjid ini unik karena Arsitektur bangunan menyerupai kapal. Masjid ini bentuknya sungguh unik karena bangunannya mirip seperti kapal kayu. Lokasinya berada di Desa Dadakan, Kecamatan Ngaliyan, Semarang. Mirip Kapal Nabi Nuh Masjid Kapal Semarang disebut mirip kapal Nabi Nuh. Pengawas bangunan, Muhammad Munawar mengatakan bentuk bangunan seperti kapal karena menyesuaikan dengan nama yayasan yaitu Safinatun Najah yang merupakan kapal penyelamat. Hasil perundingan pihak yayasan pun setuju desain dibuat berbentuk kapal dan dibangun di kawasan tersebut karena harga tanah cukup murah. Dibangun di Atas Tanah Seluas 4 Ribu M2 Masjid Kapal Semarang – Foto Warta Wisata Masjid dibangun di atas tanah seluas m2. Temboknya dilukis manual dengan tekstur kayu. Di atas dek kapal kayu ada bangunan bercat putih. Berlantai 3 Bangunan terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama untuk aula, tempat wudu, dan toilet. Lantai 2 merupakan masjid tempat sholat, sedangkan lantai 3 untuk perpustakaan. Bagian rooftop-nya ada kubah berwarna hijau. Dari sini kamu bisa melihat pemandangan indah seperti sawah dan hutan yang membentang. Akses ke Masjid Akses menuju Masjid Kapal Semarang itu memang cukup jauh. Dari Bandara Internasional Ahmad Yani, jalan melewati Pantura ke arah Barat dan berbelok di pasar Jrakah menuju Ngaliyan. Kemudian berbelok ke kanan tepat sebelum Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 A Semarang Kedungpane. Cukup menelusuri jalan sekitar 10 km dan jika mentok bertemu pertigaan, belok kiri menuju Jalan Kyai Padak Kondisi jalan menuju lokasi Perjalanan dari pertigaan pasar Ngaliyan ke lokasi membutuhkan waktu 20 menit. Sampai di lokasi, di sepanjang jalan terdapat banyak warung yang menyediakan makanan dan minuman untuk para pengunjung. Gapura Kayu Jati dengan tulisan nama masjid akan menyambut Anda. Di sekitar gapura ini biasanya banyak pengunjung melakukan selfie kemudian dibagikan ke media sosial mereka. Tiket masuk ke lokasi ini hanya yang digunakan oleh pengelola untuk perawatan. Setelah membayar tiket saya segera berkeliling mengitari bangunan. Dari udara, bangunan ini memang menyerupai sebuah kapal yang sedang mengapung di atas air. Keberadaan kolam yang dibuat di sekitar bangunan memberikan kesan bahwa kapal ini memang seperti mengapung di atas air. Situasi di luar gedung Bangunan luar yang ditrmpeli lantai kayu Ramin berwarna kuning kecoklatan memang terlihat seperti kapal betulan. Menurut informasi yang saya kumpulkan, bangunan ini memang terinspirasi dari kapal Nabi Nuh. Di luar banyak rombongan dari berbagai kota berdatangan. Warga kota terdekat dari kota Semarang semisal Kudus, Demak, Jepara, Purwodadi, bahkan dari luar propinsi memenuhi tempat ini. Baca Juga The Mosque of Light Dubai Kondisi Lantai Dasar Di Lantai dasar yang merupakan ruang pertemuan, terdapat stand pengobatan alternatif yang ditangani oleh seorang Habib. Banyak pasien yang mengantri untuk berobat berbagai macam penyakit. Baik penyakit ringan maupun penyakit kronis. Saya terinspirasi untuk bertanya pada pengunjung yang terlihat berjalan tertatih-tatih, beliau menjawab tujuannya untuk berobat. Lantai dasar ini terdiri dari bangunan seperti aula lengkap dengan panggung yang bisa disewa oleh masyarakat untuk mengadakan acara seperti resepsi atau acara pertemuan yang berkapasitas 500-an orang .