Sudutdibentuk oleh pertemuan dua buah garis/sinar yang bertemu pada pangkalnya. Sudut dinotasikan dengan $\angle$. Pada sebuah sudut terdapat unsur-unsur, seperti kaki sudut, titik sudut, dan daerah sudut. Duagaris sejajar adalah dua garis yang jika sobat panjangkan berapapun tidak akan pernah berpotongan. Misal gradien garis 1 adalah m 1 dan gradien garis 2 adalah m 2 maka. m1 = m2. Contoh Soal Jika sobat punya sebuah garis yang melewati titik (4,3) dan sejajar dengan garis 2x + y +7 = 0, coba sobat tentukan persamaan garis tersebut! P6Bry3. Matematika Dasar » Geometri › Dua Garis yang Saling Berpotongan Geometri Dua garis dikatakan saling berpotongan apabila kedua garis terletak pada satu bidang datar dan berpotongan hanya di satu titik. Dua garis yang berpotongan dapat membentuk dua pasang sudut yang saling bertolak belakang. Oleh Tju Ji Long Statistisi Hub. WA 0812-5632-4552 Dua garis dikatakan berpotongan apabila dua garis tersebut terletak pada satu bidang datar dan kedua garis tersebut berpotongan hanya di satu titik. Coba amati Gambar 1 di bawah ini. Gambar 1. Dua garis berpotongan pada satu titik Sudut yang Terbentuk dari Dua Garis yang Berpotongan Dua garis yang berpotongan dapat membentuk dua pasang sudut yang saling membelakangi atau saling bertolak belakang. Besar dua sudut yang saling bertolak belakang adalah sama besar. Amati Gambar 2! Gambar 2. Dua garis berpotongan Pada Gambar 2, tampak bahwa dua garis saling berpotongan. Jika diketahui Dengan demikian, besar sudut yang dibentuk oleh garis \g_1\ dan \g_2\ φ adalah \∠φ=α_1-α_2\ Jadi, sudut antara g1 dan g2 dapat ditentukan dengan rumus di mana \φ\ = sudut yang dibentuk oleh garis \g_1\ dan \g_2\; \m_1\ = gradien garis \g_1\; \m_2\ = gradien garis \g_2\. Setelah besar \φ\ diperoleh maka dapat diperoleh hubungan berikut. Jika \\tan ⁡ φ > 0\, berarti \φ\ bersudut lancip, dan Jika \\tan ⁡ φ< 0\, berarti \φ\ bersudut tumpul. Dua Garis Berpotongan Tegak Lurus Jika dua garis \g_1\ dan \g_2\ berpotongan dan membentuk sudut \90^0\ sudut siku-siku, \∠φ=90^0\ maka dapat dikatakan bahwa kedua garis tersebut berpotongan tegak lurus Gambar 3. Sehingga diperoleh Gambar 3. Dua garis berpotongan tegak lurus Dengan demikian, dua garis dikatakan saling berpotongan tegak lurus ⊥, jika memenuhi Beberapa contoh berikut ini akan membantu kita memahami materi mengenai dua garis yang saling berpotongan. Contoh 1 Tentukan persamaan garis \g\ yang melalui titik -2,4 dan tegak lurus garis h dengan persamaan \ 3y= x - 6 \. Pembahasan Diketahui garis \ h ≡ 3y = x - 6 \, maka Karena garis \ g ⊥ h \, maka diperoleh Sehingga, persamaan garis \g\ adalah Jadi, persamaan garis \g\ adalah \ y = -3x - 2 \. Cukup sekian penjelasan mengenai dua garis yang saling berpotongan dalam artikel ini. Semoga bermanfaat. Sumber Sunardi, Slamet Waluyo & Sutrisna. 2014. Konsep dan Penerapan Matematika SMA/MA Kelas XI. Jakarta Penerbit PT Bumi Aksara. Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, bantu klik tombol suka di bawah ini dan tuliskan komentar Anda dengan bahasa yang sopan. PertanyaanGaris l ′ adalah bayangan garis l 2 x + y = 4 oleh pencerminan terhadap titik asal. Jika m 1 ​ adalah gradien garis l dan m 2 ​ adalah gradien garis l ′ ,maka . . . .Garis adalah bayangan garis oleh pencerminan terhadap titik asal. Jika adalah gradien garis dan adalah gradien garis , maka . . . .ISI. SutiawanMaster TeacherMahasiswa/Alumni Universitas PasundanJawabanjawaban yang tepat adaah yang tepat adaah Koordinat bayangan x , y dari hasil perncerminan terhadap titik asal atau 0 , 0 dirumuskan oleh x , y M 0 , 0 ​ ​ x ′ , y ′ , dengan x ′ y ′ ​ = − x − y ​ Gradien garis dari persamaan a x + b y = c adalah m = − b a ​ Diketahuigaris l 2 x + y = 4 dicerminkan terhadap titik asal atau 0 , 0 , sehingga bayangannya adalah x ′ y ′ ​ = − x − y ​ Dari kesamaan di atas, diperoleh − x x − y y ​ = = = = ​ x ′ − x ′ y ′ − y ′ ​ Substitusikan x dan y di atas ke dalam garis l 2 x + y = 4 , sehingga diperoleh bayangan l ′ 2 − x ′ + − y ′ = 4 l ′ − 2 x ′ − y ′ = 4 l ′ − 2 x − y = 4 Gradien l 2 x + y = 4 m 1 ​ ​ = = = ​ − b a ​ − 1 2 ​ − 2 ​ Gradien l ′ − 2 x − y = 4 m 2 ​ ​ = = = ​ − b a ​ − − 1 − 2 ​ − 2 ​ Sehingga hubungan antara m 1 ​ dan m 2 ​ adalah m 1 ​ − m 2 ​ = 0 . Oleh karena itu, jawaban yang tepat adaah Koordinat bayangan dari hasil perncerminan terhadap titik asal atau dirumuskan oleh , dengan Gradien garis dari persamaan adalah Diketahui garis dicerminkan terhadap titik asal atau , sehingga bayangannya adalah Dari kesamaan di atas, diperoleh Substitusikan dan di atas ke dalam garis , sehingga diperoleh bayangan Gradien Gradien Sehingga hubungan antara dan adalah . Oleh karena itu, jawaban yang tepat adaah E. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!493Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal! Perhatikan gambar kubus berikut! Pasangan garis dan bidang yang saling sejajar adalah …. A. garis AD dan bidang CDHG B. garis AC dan bidang CDHG C. garis BG dan bidang EFGH D. garis AB dan bidang CDHG E. garis AE dan bidang EFGH Pembahasan Kita analisis satu-persatu opsi jawaban di atas A. garis AD dan bidang CDHG memotong B. garis AC dan bidang CDHG memotong C. garis BG dan bidang EFGH memotong D. garis AB dan bidang CDHG sejajar E. garis AE dan bidang EFGH memotong Jawaban D - Jangan lupa komentar & sarannya Email nanangnurulhidayat